Tampilkan postingan dengan label mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mahasiswa. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Desember 2009

NIKAH TAK BUTUH CINTA


Banyak orang bilang bentangan waktu selama mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) adalah kurun waktu untuk menggadaikan idealism untuk mereka yang meyandang predikat sebagai seorang islam ideologis. Hipotesa ini muncul dari pengalam pribadi para pelaku KKN. Katanya banyak sekali momen-momen yang akan kita temui yang mana momen itu sangat bertentangan dengan idealisme kita. Dan disinilah idealism itu akan diuji, apakah kita layak untuk dikatakan sebagai sang penggenggam ideology ataukah justru kita secara terpaksa merenggangkan genggaman kita dan melepaskan idealisme yang telah kita genggam erat.
Jawabannya tergantung sekuat apa sang penggenggam ideology itu menggenggamnya. Dan sejauh mana dahsyatnya rayuan sehingga mampu membuatnya untuk berkompromi. Jawabannya sangat subjektif sekali.
Namun terlepas dari semua itu ajang KKN membawa sejuta kenangan dan inspirasi yang dapat dijadikan sebagai pengalaman sakaligus sebagai batu tumpuan untuk melanjutkan sisa-sisa kehidupan yang tak tahu tinggal berapa lama lagi.
Banyak sebenarnya fenomena-fenomena menakjubkan yang mampu untuk menjadi pelajaran bagi mereka yang mau sejenak untuk berpikir. Namun bagi mereka yang melaluinya tanpa terbesit sedikit pun keinginan untuk mencerap kemudian memikirkannya maka masa KKN hanya akan berlalu begitu saja tanpa meninggalkan bekas yang mampu untuk menjadi inspirasi.
Dari sekian banyak hamburan fenomena hidup selama KKN ada satu fenomena yang menarik untuk dicermati dan diceritakan lewat seuntai wacana ini. Ya…KKN melibatkan anak-anak muda yang berjiwa panas dan memiliki naluri yang semenara bergejolak. Aura perasaan tertarik terhadap lawan jenis lagi menuju klimaksnya. Perasaan ini sering mereka perhalus dengan kata "cinta". Walaupun saya pribadi sangat tidak setuju jika pengumbaran naluri ketertarikan terhadap lawan jenis yang liar itu disbut cinta. Karena cinta adalah anugrah suci yang diturunkan oleh sang pemilik cinta dan agar kesuciannya tetap terjaga maka penyalurannya harus merujuk pada apa yang dititahkan oleh sang pemilik cinta sejati.

Banyak orang bilang tanpa cinta tak mungkin dua insan anak manusia mampu bersatu. Apalagi jika memiliki niat bersatu dan melebur dalam mahligai rumah tangga. Konon cinta menjadi salah satu syarat yang wajib ada sebulum ikrar suci diungkapkan di depan sang penghulu. Dari alasan inilah banyak generasi adam dan keturunan hawa yang menjadikannya sebagai sebuah alasan untuk memupuk dahulu cinta sebelum melanggeng menuju singgasana raja dan ratu sehari.
Nah masa untuk memupuk cinta ini agar bisa tumbuh subur ini disebut sebagai masa penjajagan atau lebih lazim disebut masa pacaran. Entah bagaimana sejarahnya sampai masa ini disebut sebagai masa pacaran. Jadi para penggiat cinta dengan kelemahan akalnya telah mencoba membuat sebuah manuskrip yang berisi alur perjalanan cinta. Yang mana jika ada seseorang yang berusaha untuk tidak melewati tahapan yang telah dibuat dalam manuskrip itu maka kebahagiaan akan jauh darinya.
Sebelum berlanjut untuk mengarungi bahtera rumah tangga, sepasang insan terlebih dahulu wajib melalui masa pacaran. Masa ini adalah tempat melakukan perkenalan dan penjajagan satu sama lain. Setelah merasa cocok barulah boleh melangkah ke jenjang yang lebih serius lagi. Begitu kata mereka…(sebenarnya mereka lebih cocok dikatakan sebagai penoda kesucian cinta).
Namun semua logika ini terbantahkan ketika terjadi fenomena merebaknya perasaan cinta saat KKN berlangsung. Sebutlah di sebuah posko antah berantah (kurang etis kalau menyebutkan nama poskojnya), yang ternyata telah mampu mencetak tiga pasangan sekaligus. Entah sampai cerita ini dibuat apakah mereka masih langgeng atau sudah memutuskan mencari jalan masing-masing karena menyadari mereka sementara terlibat dalam suatu lakon sandiwara yang berjudul "kamuflase cinta". Padahal mereka adalah sepasang anak manusia yang tak pernah berkenalan sebelumnnya. Baru berkenalan ketika kebetulan pengelola KKN menempatkannya pada satu posko.
Cinta memang menyimpan sejuta misteri. Ia akan muncul secara tiba-tiba kemudian membesar dalam waktu singkat dan kedatangannya tak perlu diundang. Makanya bukan hal yang ajaib jika ada orang yang berani mengarungi bahtera rumah tangga padahal sebelumnya belum pernah saling kenal, namun ternyata rumah tangganya pun dapat berlangsung langgeng semakin erat seiring berjalannya waktu. Namun diseberang sana ada pasangan yang telah lama memadu kasih dalam jejaring pacaran dan ternyata kesucian rumah tangga itu hanya mampu dijaga seumur jagung belaka.
Jadi sebenarnya nikah tak butuh cinta. Cinta bisa tumbuh saat akad nikah itu telah terucap. Cinta dapat tumbuh disaat sepasang insan sering bertemu, sering bersama, sering berbagi, seperti apa yang sering dilakukan oleh mahasiswa KKN sehingga sangat memungkinkan cinta itu tumbuh diantara mereka. Terlebih lagi cinta itu adalah hidayah Allah. Selama niat menikah itu didasari untuk menjaga kehormatan dan kesucian diri serta dalam rangka menjalankan syariat Allah demi meraih ridha-Nya, maka dengan niat luhur seperti itu yakinlah Allah akan menolong siapa saja yang memiliki niat luhur seperti itu. Dan salah satu bentuk pertolongan Allah yang paling mungkin adalah menumbuhkan rasa sayang di antara sepasang insan tadi. Dan Allah lah yang akan menjagga rajutan cinta yang telah mereka sulam berdua. Hal ini adalah perkara yang sangat mudah bagi Allah. Menumbuhkan cinta tidak lebih sulit daripada mengakhirkan kehidupan dunia. menjaga ketentraman rumah tangga tidak lebih sulit daripada menerbitkan matahari dari barat.
Untuk itu jangan terlalu percaya dan latah mengikuti manuskrip jejang cinta yang telah disusun oleh manusia yang sebenarnya adalah sosok yang paling tidak mengerti apa itu cinta. Jalani dan rajutlah cinta sesuai dengan yang telah dituntunkan oleh sang pemilik cinta, karena hanya dengan itulah cinta akan menemukan bentuk sejatinya. Dan dengan pertolongannya rumah tanggamu akan menjadi titian yang membimbingmu menuju mahligai surga, insya Allah…

awe
E-mail: ideologislam@yahoo.co.id

Jumat, 20 November 2009

BELAJAR SUKSES, NGAJI OKE


Emang nggak mudah untuk bisa ngatur jadwal ngaji dan belajar. Tapi bukan berate jadi penghalang untuk bisa menjalankan kedua-duanya. Kamu perlu kiat khusus, lho. Jadi, nggak ada salahya kita lihat tips-tips berikut ini.

• Soal Keimanan dan keyakinan
Ini adalah hal pertama dan utama, sangat penting. Sebab keimanan dan keyakinan inilah yang menjadi pondasi kita tetap semangat terus belajar dan ngaji. Kita wajib belajar ilmu yang farduhu a’in dan fardhu kifayah. Ilmu agama, adalah fardhu ‘ain. Kewajiban mempelajarinya nggak bisa diwakilkan kepada orang lain. Ilmu umum adalah fardhu kifayah. Niatkan semuabya lillahi ta’ala dan ikhlas, Insya Allah berhasil kok.
• Lakukan Belajar dan Ngaji dengan perasaan senang dan butuh.
Sebab kalau kamu merasa kepaksa ngelakuinnya, yang ada bakala nggak pernah lama menekuninya. Nggak semangat dan bawaanya uring-uringan mulu pengen cepat selesai. Tapi kalo dengan perasaan enjoy, rileks dan dinikmati serta kita merasa butuh dengan belajar dan ngaji, Insya Allah bawaanya pengn deket-deket mulu ama belajar dan ngaji.

• Atur Waktu seefektif mungkin
Iya, jangan sampai keduanya jadi berantakan. Jangan pernah menyalakan aktivis kebaikan, misalnya ada aktifis dakwah kampus, nilainya jeblok, lantas dia menyalakan aktifitas ngaji yang dia lakukan.ni bahaya nanti bisa jadi aktifitas ngajinya selama ini jadi terbilang nggak iklas dan bisa dapat pahala. Mungkin, bisa intropeksi, bisa jadi ini karena kelalaian ngatur dan ngejadwal waktu yang nggak efektif. Coba aja kamu bayangin, dibandingin dengan kuliah dikampus selama seminggu dengan ngaji kamu proporsinya pasti banyakan belajar atau kuliahnya? Tul nggak?

• Jangan pernah nunda-nunda belajar
Bener. Ngerjain tugas, atau latihan yang diberikan dosenmu jangan pernah ditunda-tunda. Selagi ada waktu cepat selesaikan, inget kesempatan dan waktu luang itu nggak muncul dua kali. Bahaya nunda-nunda, karena biasanya ngaji jadi korban. Padaal itu nggak baik, sebab itu meninggalkan aktifitas fardhu a’in kamu. Gawat

• Lima hal penting dalam belajar
Baca,pahami hafalkan,ulang kembali, dan evaluasi, mesti kita kita lakuin kalo kita pengen sukses belajar. Dan jangan lupa, mesti dekat dengan Allah, sebab hanya Dialah yag akan membukakan pikiran dan hati kita untuk menerima semua ilmu yang kita pelajari. Bangunlah tiap malam untuk tahajud, banyak baca Quran dan berdoa. Supaya Allah sayang sama kita dan mensukseskan kita dalam belajar dan ngaji.

Ayo praktekkan aja, ngaak usah nunggu lebih lama lagi. Allah bersama orang-orang yang berjuang untuk kemuliaan Islam.

Peran Dakwah Kampus Untuk Mahasiswa


Dunia Mahasiswa
Kaum Intelek, agent of change dan segudang julukan yang diberikan pada mahasiswa yang menunjukkan bahwa adalah sosok yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Aktifitas yang tidak lepas dari kuliah untuk meraih gelar sarjana dengan masa depan yang cerah senantiasa mewarnai hari-hari mahasiswa sehingga tidak heran ketika gambaran mahasiswa secara umum adalah bagaimana meraih Indeks Prestasi (IP) yang tinggi dan cepat meraih gelar sarjana.

Peran Mahasiswa
Berbicara tentang peran, mungkin akan timbul pertanyaan apakah peran mahasiswa itu hanya untuk mencapai IP yang tinggi atau cepat meraih gelar sarjana. Tentunya jawabannya tidak karena ternyata peran Mahasiswa itu sangat banyak terutama dalam menjalankan fungsinya sebagai agen perubahan bagi masyarakat Kampus khususnya. Oleh karena itu terciptanya wadah yang dapat menghimpun aspirasi dari Mahasiswa yaitu Lembaga Dakwah Kampus (LDK).

Lembaga Dakwah Kampus(LDK) adalah wadah pergerakkan bagi mahasiswa Islam untuk menghimpun segenap potensi dan kemampuan untuk ikut dalam dinamika dakwah Islam ke depan yang berdiri di atas dasar aqidah Islam. LDK berjuang untuk menghidupkan kembali Islam dalam medan kehidupan dengan ditgakkannya system Islam
Dakwah di Kampus tidak bisa dilepaskan dari peran LDK yang ada di setiap kampus perguruan tinggi di Indonesia saat ini. Masyarakat kampus sebagai objek utamanya dan mahasiswa merupakan unsure terpentingnya untuk mencapai tujuannya, adapun peran dakwah kampus adalah sebagai berikut:

1) LDK sebagai media pembinaan
2) LDK sebagai artikulator
3) LDK sebagai mediator
4) LDK sebagai Fasilitator

Ditinjau dari sosial kemasyarakatan, Mahasiswa dan kampus merupakan satu kesatuan system yang mempunyai peranan penting dalam perubahan social di tengah-tengah masyarakat, sedangkan dari potensi manusiawi, mahasiswa merupakan kelompok manusia yang mempunyai taraf berpikir di atas rata-rata sehingga posisinya sangat strategi dalam mengambil peran yang menentukan keadaan masyarakat di masa depan. Perubahan masyarakat kearah Islam terjadi apabila pemikiran Islam telah tertanam di masyarakat. Oleh karena itu tertanamnya pemikiran Islam di dalam kampus melalui dakwah Islam diharapkan mampu menyebar efektif di tengah-tengah masyarakat khususnya masyarakat kampus.

Oleh karena itu, LDK merupakan lembaga yang bergerak di bidang dakwah Islam. Sedangkan Kampus merupakan inti kekuatan dan warga civitas akademika adalah objek utamanya. Sehingga LDK dapat berupa unit kerohanian Islam, Ta’mir mesjid kampus, Forum studi Islam ataupun lembaga-lembaga lain yang setaraf. (Rs)

Sekilas Organisasi Mahasiswa


Sebagaimana di skul, di kampus juga tersedia banyak organisasi kemahasiswaan yang secara formal diakui keberadaannya oleh pihak rektorat. Diantaranya kamu bakal kenal yang namanya Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hasanuddin ( dulu di kenal senat mahasiswa) Dewan Perwakilan Himpunan mahasiswa keprofesian atau Himpunan mahasiswa jurusan serta unit-unit kegiatan mahasiwa.

Berbicara tentang Unit kegiatan mahasiswa, jumlahnya banyak. Biasanya terbagi menjadi beberapa kelompok, ada yang berdasarkan keagamaan/kerohanian, olah raga, korps, sukarelawan, Mapala, Seni, Bela Negara, Pramuka, Pers kampus ,kemanusiaan, lintas alam dll.
Selai organisasi intra kampus seperti yang disebut di atas, kamu juga bakal mengenal berbagai macam organisasi mahasiswa yang bergerak di luar (ekstra-kampus). Lazimnya organisasi ini banyak bergerak di jalanan, dan punya cirri khas tertentu sesuai dengan ideology yang dianutnya, misalnya LK USWAH, GMP, HMI, KAMMI, dll

Mahasiswa yang doyan dengan ide-ide kiri (Marxis) biasanya banyak ngumpul di organisasi semacam LMND (Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi), berkumpul dalam berbagai kelompok studi yang bertebaran di kampus. Adapun Mahasiswa yang doyan ide-ide Nasionalis-Sekuler tergabung salah satunya dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Sedang yang lainnya adalah peregerakan Mahasiswayang mengusung symbol-simbol Islam seperti pergerakan mahasisaw Islam Indonesia (PMMI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) DIPO/MPO, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Kelompok mahasiswa yang menamakan dirinya Gerakan Mahasiswa Pembebasan(GMP), atau Lembaga Kajian Ukhuwah Mahasiswa Islam ( LK USWAH).

Meski mereka mengusung symbol Islam bukan berarti semua idenya yang dilontarkan Islam, faktanya banyak diantara mereka yang terpengaruh ide-ide selain Islam seperti kebebasan berpikir, demokrasi, HAM, pluralisme, dll.

Itulah sekilas Organisasi yang pergerakan yang ada di Unhas dan hingga kini masih tetap eksist baik organisasi Internal maupun Eksternal kampus. Dengan demikian untuk Adinda yang baru mengecam dunia Kampus pesan Kakak jadikanlah Kampus sebagai wadah untuk belajar dan berjuang demi kemuliaan Islam. Wallahu’alam. (Pd)

Mengatur Waktu Belajar


Kiat sukses untuk meningkatkan prestasi belajar di kampus, kuncinya terletak pada pengaturan waktu belajar: berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengatur waktu waktu belajar yang efektif, seperti:

1. perhatikan waktu luang yang dimiliki dan bagaimana kalian menghabiskan waktu tersebut dan sadari kapan kalian meghabiskan waktumu dengan sia-sia.

2. perhatikan waktu yang dianggap paling kondusif untuk belajar sesuai dengan waktu produktif masing-masing.

3. catat waktu-waktu tersebut dan buatlah jadwal waktu belajar yang juga disesuaikan dengan mata pelajaran yang akan dipelajari. Rencanaakan jadwal yang lebih panjang, misalnya jadwal bulanan sehingga bisa merencanakan kegiatan lebih dahulu. Jadwal ini juga bisa mengingatkan untuk membuat waktu luang dengan lebih nyaman.

4. buatlah jadwal belajar yang bervariasai agar tidak cepat bosan. Idealnya, satu sesi belajar adalah 50 menit yang kemudian dapat diselingi dengan istirahat sejenak.

5. Jaga motivasi belajar.

6. perhatikan kondisi kesehatan dengan memberikan waktu yang cukup buat istirahat, makan makanan yang bergizi dan kegiatan rekreasi. Kalau sedang belajar sering merasa cepat mengantuk bukan tidak mungkin hal tersebut disebabkan kondisi badan yang kurang fit atau kelelahan.

7. membaca dua kali satu bab akan lebih baik dari pada membaca satu kali dua bab karena membaca berulang akan lebih baik dari pada sekali baca. Atur waktu untuk mengulangi pelajaran. Ingatlah bahwa kemungkinan terbesar untuk lupa terjadi dalam waktu 24 jam, sehingga penting untuk mengulang pelajaran.

8. dan yang terakhir jangan lupa berdo`a, kalau perlu berwudhu dulu biar fres. “ya Allah, tambahkanlah pengetahuanku, ya Allah jadikanlah berguna apa yang telah engkau ajarkan kepadaku, dan ajarklah kepadaku apa yang berguna bagiku dan tambahkanlah pengetahuan yang berguna bagiku”.(HR. Tirmudzi). Dan setelah belajar serahkan semuanya kepada Allah.

Demikian tips-tips mengatur waktu belajar, semoga bermanfaat n kami mengucapkan selamat mencoba, tetap semangat belajar n semoga sukses.  [Shif]

MAHASISWA BARU, DUNIA BARU


Memilih kampus boleh dibilang sangat pentimg. Soalnya disitulah kita akan hidup dan bergaul. Selain dapatin ilmu, juda dapain temen-temen dan orang-orang yang akan memberikan sentuhan dalam hidup kita.
Sebagai anak baru di kampus, kita jadi ngerasa orang yang paling polos di Dunia……….. iya. Coba deh kamu ingat pertama kali masuk SMP pasti rasanya beda kan !!! Ketika diSD. Begitupun buat anak-anak SMA apa lagi mahasiswa, di Kampus ini bukan hanya ilmu baru tapi juga pergaulan baru, dan mungkin kebanyakan tempat tinggal baru bagi kamu yang ngekos yang jauh dari orang tua. Oleh karena itu kita kudu perhatikan adalah :

• Memilih Teman
Pertama masuk kampus adalah hal yang paling mendebarkan dan yang paling deg-degan. Kita bakalan disoroti dengan segala sesuatu yang baru apalagi soal teman, karena pergaulanlah yang sering jadi masalah buat kita. Intinya sih temen yang baik itu tidak sombong, perangainya baik, sopan dan yang terpenting se-Aqidah yang akan dijadikan temen akrab, bertemen dengan orang-orang shaleh dan sholehah, biat kita kudu baik juga kayak mereka.

• Hati-hati dengan Pergaulan
Di Kampus kamu akan temui orang yang berbeda-beda watak dan karakternya. Kalau kamu nggak bisa jaga pergaulan itu dengan baik parahnya kamu akan terwarnai. Untung aja kalau baik, Kalau tidak ???... Gaul sih gaul tapi jangan sampai error . Hanya karena ingin dapatin predikat gaul dan bisa diterima dikomunitas barumu, lalu kamu memilih gaul bebas dengan semua temanmu, itu ngak bener.

• Jalin Hubungan baik
Jalinlah hubungan baik dengan teman seangkatan , kakak senior , Dosen dan semua komponen lingkungan yang ada di kampus dengan menjalin ukhuah

• Mandiri Guys!
Kuliah itu berati pisah dengan orang tua, untuk kamu yang kuliah yang jauh dengan orang tua. Nggak mungkinlah orang tua pindah tempat kuliah anaknya. Oleh karena itu, kamu harus mandiri yang segala sesuatunya diatur mulai dari ngatur keuangan , cari makan sampai bersihin kamar.

• Rajin Belajar Alias Nuntut Ilmu
Jangan lupa belajar yang rajin. Kuliah itu adalah amanah orang tua, menjalankan amanah orang tua wajib hukumnya. Sebaliknya bisa dosa kalau tidak diperhatikan, selain itu kamu juga harus belajar Islam buar bekal di hari Akhir. Kita wajib belajar ilmu yang farduhu a’in dan fardhu kifayah. Ilmu agama, adalah fardhu ‘ain. Kewajiban mempelajarinya nggak bisa diwakilkan kepada orang lain. Ilmu umum adalah fardhu kifayah. Niatkan semuabya lillahi ta’ala dan ikhlas, Insya Allah berhasil kok.

Met Bejar dan berprestasi.

Rabu, 18 November 2009

MENIMBANG DUNIA KAMPUS


Dunia kampus merupakan maket kecil dari kehidupan masyarakat. Apa yang kita temukan dimasyarakat selalu ada didunia kampus. Klo’ dimasyarakat ada perkelahian atau tauran maka dikampus juga ada. Klo’ dimasyarakat ada perjudian, narkoba, minuman keras dan CD Vorno maka dikampuspun ada. Klo’ dimasyarakat sering terjadi tindak kriminal (baca: pencurian,pembunuhan,pelecehan dan pemerkosaan) maka dikampus pun ada. Klo’ dimasyarakat terjadi ketidakadilan, eksplorasi kaum lemah oleh sang diktator, politik praktis yang kotor, korupsi,kolusi dan nepotisme, maka dikampus pun ada. Klo’ dimasyarakat selalu ada individu minimalis, dan individu idealis maka dikampus pun ada. Namun satu hal yang perlu dicatat tidak selamanya apa yang ada dikampus ada dimasyarakat. Anda dapat melihat dalam lembaran sejarah, betapa perubahan underground terhadap status quo yang ada, di akhir dekade ini selalu berawal dari dunia kampus. Kenyataan2 inilah yang menjadikan dunia kampus serasa dunia lain buat teman-teman yang masih tabuh.

Ibarat perahu, kemana perahu akan dibawa tergantung nahkoda. Warna kehidupan kampus tak dapat dilepaskan dari warna kehidupan masyarakat beserta seperangkat pemikiran, perasaan, dan aturan yang melingkupinya. Ketika masyarakat saat ini cara dan tata hidupnya mengikuti perdaban yang tidak lahir dari Islam, maka representasi sederhananya dapat kita temukan dikampus. Tengoklah kehidupan sebagian teman2 mahasiswa, mulai dari yang urakan, bebas, semau gue, hedonis, permisif, dan punya pikiran liberal, sedikit banyak menghiasi dunia kampus kita. Karena itu ketika aib buruk menerpa kaum intelek ini katenye (baca : mahasiswa) dunia kampus tidak lagi merasa berdosa, dengan enteng mereka berucap : ” yah..githo lhoooo”. Per?nya ; Dimana kemulian orang terpelajar.

Predikat mahasiswa berbeda dengan siswa. Biasanya yang namanya mahasiswa dianggap udah dewasa, sehingga pihak kampus (pen : orang tua dikampung) pun ngak begitu peduli dengan ideologi atau pemikiran yang berkembang dikalangan mahasiswa. Tumbal dari semuanya ruh kebebasan inspirasi terbesar kehidupan kampus. Tentu keadaan ini sangat rawan, apa lagi buat kita yang MABA menjadi sasaran target (maklum dari kampung kodonggg).

Anda bertanya ; Klo’ begitu pade bagaimana masaya kodong, namaukah kuliah?.
Jawabannya, tidak usah pusing tujuh keliling, jawabnya ada pada pilihan anda sendiri. Menuntut ilmu adalah kewajiban (baca : kuliah), namun kita tidak dapat melepaskan diri dari kehidupan sosial yang ada. Kita pun tidak bisa menjadi orang yang cuek bebek. Sebab bebek tidak dapat berbuat banyak, kecuali ngakguk kemana ia dibawa. (Pen : tidak ada sejarah bebek raja hutan)

Karena itu agar tidak terjerumus dalam kehidupan mahasiswa yang nyeleneh maka kudu pinter memilih ”geng” kampus atau organisasi mahasiswa. Demikian juga bila banyak bergaul dengan geng mahasiswa yang suka mengkaji ’kitab-kitab Karl Marx Cs., cepat atau lambat pikiran kita bakal terpengaruh ide-ide Marx yang anti Tuhan itu.
Sebagai seorang muslim, yang kebetulan berstatus mahasiswa. Kita mesti pede berucap ;” Ana Muslim”. Kemuslimin yang tidak hanya sampai dimulut, tetapi sepenuhnya menjadikan Ideologi Islam sebagai ruh dan semangat perjuangannya. Kita pun sudah selayaknya berpikir dan bersikap sesuai dengan Islam. Dimana pun kita berada.
Ingaa-3. Hidup dikampus sangatlah singkat. Sayang seribu sayang jika sekiranya waktu yang singkat ini hanya berkutat dengan kuliah dan pratikum. Satu hal yang perlu dicatat, kita hidup didunia tidak hanya untuk menjadi orang yang menguasai iptek, tetapi kita hidup untuk meraih kebahagian didunia saat ini dan akhirat kelak. Semua itu hanya ada dalam ketaatan total kepada perintah Sang Pencipta kita (baca : Allah SWT). Dan ketaatan total itu hanya terwujud dengan diterapkanya syariat Islam dalam bingkai Daulah Khilafah Islam.

Intinya jadikan kampus sebagai tempat menimba ilmu dan berjuang demi kemuliaan Islam. Penghujung ridha Ilahi kami LK-USWAH menunggu adik disimpang kemulian.

untuk mahasiswa baru


Dunia mahasiswa dan dunia kampus sebentar lagi akan menjadi dunia adik-adik. Kami yakin dalam benak adik-adik pasti telah terbayang suatu gambaran tentang dunia baru itu, dari berbagai sumber informasi yang adik-adik peroleh sebelumnya. Seramnya ospek, aksi jalanan, bentrok dengan aparat, tawuran antar fakultas, kuliah tak perlu berseragam, sibuk dengan tugas dan organisasi, prestasi hebat dan dihormati masyarakat, sampai kisah asmara kalangan mahasiswa, adalah sebagian yang adik-adik telah ketahui. Tapi kami yakin pula, adik-adik akan mendapatkan hal-hal baru dan sesuatu yang berbeda dari apa yang adik-adik pernah bayangkan. Tradisi penyambutan mahasiswa baru akan menjemput adik-adik di pintu gerbang Unhas. Baliho seram, bentakan dan tampang sangar senior adalah warna khas ospek yang juga adik-adik pernah lihat atau dengar. Kami yakin sambutan semacam itu adik terima dengan berat hati, tetapi tidak punya pilihan lain untuk menghindar, iya ‘kan?

Pernahkah membayangkan sambutan hangat bersahabat dengan wajah ramah dan senyum manis dari senior-senior? Tak perlu cemas, kami keluarga besar nan sakinah wa rohmah - LK-USWAH - siap menyambut adik-adik dengan pelukan dan senyuman. Temukan suasana yang berbeda, penuh kesan tak terlupakan bersama kakak-kakak senior yang penuh pengertian, perhatian dan juga keren-keren. Jangan sampai salah pilih!!!

Arsip Blog

chating pengunjung


ShoutMix chat widget

kegiatan

 

"BERFIKIR IDEOLOGIS, BERTINDAK SIYASIH, ISTIQAMAH DALAM DAKWAH" | Copyright © Hanya Milik Allah SWT | template By: NdyTeeN.. Powered by Blogger.