Kamis, 19 November 2009

Kasus Century Kian Terkuak!


Jakarta — Kucuran dana talangan ke Bank Century Rp6,7 triliun telah masuk ranah politik melalui rencana anggota DPR mengajukan hak angket Century. Sedangkan perdebatan soal legal atau tidaknya pengucuran dana itu kian tak menentu. Seiring itu nuansa skandal kian terkuak secara pelan. Apa saja itu?

Lima lembar surat notulen rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tertanggal 21 November 2008 menjadi petunjuk, ada sesuatu yang tak beres dalam pengucuran dana talangan terhadap Bank Century. Indikasi awalnya, notulensi surat itu tertuliskan private & confidential. Hal yang janggal untuk urusan publik di sebuah lembaga seperti KSSK.

“KSSK lembaga publik, uangnya dari LPS, dan Ketua KSSK bukan direktur atau komisaris,” cetus pengamat ekonomi Drajad H Wibowo di Jakarta, Rabu (18/11).

Dalam surat notulen yang ditandatangani Gubernur BI Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani itu terungkap bahwa pejabat Departemen Keuangan pada dasarnya tidak setuju atas pendefinisian bahwa Bank century sebagai bank gagal yang sistemik dengan mempertanyakan tentang rencana penyelamatan Bank Century. Seperti di poin II tentang ‘Pendapat dan Saran’ nomor (1) poin (c) ‘perlu diperhatikan apakah keputusan penyelamatan Bank century dapat menimbulkan sinyal yang dapat menimbulkan moral hazard bagi bank-bank lain’.

Di poin yang sama di nomor (3) disebutkan pendapat Badan Kebijakan Fiskal (BKF) yang menyebutkan “Analisis risiko sistemik yang diberikan BI belum didukung data yang cukup dan terukur untuk menyatakan bahwa Bank Century dapat menimbulkan risiko akademik, lebih kepada analisis dampak psikologis.”

Dari surat notulen itu juga terungkap, tidak ada pembahasan terkait ‘kesistematisan’ dalam status Bank Century. Justru yang muncul, nuansa seolah-olah Bank century harus diselamatkan. “Rapat ini tidak ada konklusi, apakah Century sistemik atau tidak. Ada missing link, di dalamnya tidak jelas apa kesimpulannya, tahu-tahu diselamatkan. Kesimpulan KSSK seperti menjadi ‘kotak hitam’,” tegas Drajad yang juga mantan anggota Komisi XI DPR ini.

‘Kotak hitam’ ini, menurut Drajad, harus dibuka oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Untuk membuka ‘kotak hitam’ itu, menurut Drajad, pihak-pihak yang ikut dalam rapat itu sebagaimana ditulis dalam notulen rapat seperti Gubernur BI Boediono, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Sekertaris KSSK Raden Pardede dan lainnya harus diperiksa. “Nanti akan kelihatan siapa yang memutuskan Century diselamatkan,” tandas Drajad.

Terkait dengan ini pula, Drajad menyebutkan, upaya BPK, PPATK, serta hak angket Century dapat menjadi pembuka ‘kotak hitam kasus Century. “Saya kira KPK juga turun dalam bailout Bank Century. Karena definisi korupsi tidak hanya untuk memperkaya diri sendiri. Terkait administrasi juga masuk kategori korupsi,” paparnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku, proses pengucuran dana bailout Bank Century sesuai dengan standard Operational Procedure (SOP). “Kucuran dana Century sesuai SOP, prosesnya juga direkam. Kita sangat terbuka dengan audit BPK,” cetusnya di Jakarta.

Terkuaknya notulensi rapat KSSK pada 21 November 2008 itu menjadi salah satu bukti, betapa proses pengucuran dana talangan Bank Century menyisakan misteri yang perlu diungkap. Proses politik seperti hak angket di parlemen, idealnya tak hanya menjadi alat gertak pada pihak-pihak tertentu, namun semangat pengungkapan kasus menjadi tujuan utama atas uang rakyat itu. (inilah.com, 18/11/2009)

Rabu, 18 November 2009

Israel Abaikan PBB dan AS


YERUSALEM - Israel kemarin mengabaikan kritikan tajam atas pembangunan 900 rumah baru di Yerusalem timur. Dunia mengecam rencana pembangunan permukiman baru itu.

Menteri Dalam Negeri Israel Eli Yishai membela bahwa keputusan departemennya untuk menyetujui pembangunan 900 rumah di Gilo, Yerusalem Timur itu sebagai bagian integral ibu kota. Padahal, rakyat Palestina ingin wilayah itu sebagai ibu kota negara mereka.

"Pembangunan pemukiman di Yerusalem tidak bisa dihentikan, Gilo itu terletak di Yerusalem," katanya.

Gilo merupakan salah satu dari puluhan pemukiman yahudi di bagian timur Kota Suci Yerusalem yang diambil alih Israel namun tidak mendapatkan pengakuan internasional. Pemukiman di wilayah pendudukan dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional.

"Yerusalem adalah ibu kota Israel dan masih tetap ibu kota," kata Mark Regev, juru bicara PM Israel.

Tak ayal, Amerika Serikat dan PBB mengecam Israel yang menyetujui penambahan 900 unit rumah di pemukiman Yahudi itu. Gedung Putih juga menuding Israel merusak upaya Obama guna melanjutkan pembicaraan perdamaian dengan Palestina yang mengalami kebuntuan sejak Desember.

Presiden AS Barack Obama langsung menekan Israel agar menghentikan proyek permukimannya. Menurut Obama, pem-bangunan permukiman akan menyebabkan situasi berbahaya dengan Palestina.

"Saya rasa pembangunan permukiman tambahan justru tidak akan baik bagi keamanan Israel. Saya rasa ini hanya akan mempersulit mereka berdamai dengan tetangga mereka," ujar Obama kepada Fox News sebagaimana dikutip Reuters.

"Saya rasa ini justru akan membuat jengkel Palestina dan bisa menyebabkan situasi yang sangat berbahaya."

Sedangkan Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan langkah itu akan menghambat perundingan Israel-Palestina. Ban mengungkapkan bahwa tindakan semacam itu merusak upaya bagi perdamaian dan mencuatkan keraguan mengenai kelangsungan hidup tentang penyelesaian dua negara bagi Israel dan Palestina.

Hal senada juga diungkapkan Prancis. "Keputusan Israel itu membuat kita kecewa," papar Menteri Luar Negeri Prancis Bernard Kouchner sebelum bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu.

Dari dunia Islam, Arab Saudi juga menyuarakan protes keras. Juru Bicara Departemen Luar Negeri Saudi Arabia Osama Nugali mengungkapkan, langkah Israel itu merupakan tantangan besar dalam merumuskan proses perdamaian.

Dari pihak Palestina, Presiden Mahmoud Abbas mengungkapkan bahwa tindakan Israel merusak kesempatan terakhir bagi proses perdamaian. Abbas telah mengatakan pembicaraan perdamaian yang macet sejak Desember mungkin hanya dapat dilanjutkan segera setelah Israel membekukan pembangunan permukiman.

"Langkah Israel itu menjadikan pihak Palestina tidak memiliki pilihan tetapi tetap akan mencari pengakuan internasional terhadap negara Palestina," katanya setelah berundin dengan Presiden Mesir Hosni Mubarak.

"Kita merasa berada pada posisi yang sulit. Apa solusi bagi kita? Tetap sepeti ini tidak ada ada perdamaian? Dan itulah kenapa saya mengambil langkah ini," imbuhnya.

Kepala juru runding Palestina Saeb Erakat menyatakan pemerintah Palestina sangat mengutuk aksi itu. "Pembangunan pemukiman harus dihentikan. Ini merupakan salah satu cara kita kembali ke proses perdamaian yang sebenarnya," paparnya.

Israel menguasai Yerusalem timur ketika Perang Enam Hari 1967 dan pengakuan itu tidak mendapatkan dukungan internasional. Pencaplokan Yerusalem timur karena Israel menganggap bahwa itu merupakan bagian dari Kota Suci yang ibukota "abadi, tak dapat dibagi".

Jumlah orang yang tinggal di pemukiman Gilo telah mencapai 40.000 orang Israel. Israel menolak gambaran internasional mengenai Gilo sebagai permukiman, dan menyatakan itu adalah "lingkungan Jerusalem", kota yang diklaimnya sebagai ibu kotanya.

Secara keseluruhan sebanyak 500.000 orang Yahudi tinggal di Tepi Barat dan Jerusalem timur di antara 2,7 juta orang Palestina.
(okezone.com 19 november2009)

MENIMBANG DUNIA KAMPUS


Dunia kampus merupakan maket kecil dari kehidupan masyarakat. Apa yang kita temukan dimasyarakat selalu ada didunia kampus. Klo’ dimasyarakat ada perkelahian atau tauran maka dikampus juga ada. Klo’ dimasyarakat ada perjudian, narkoba, minuman keras dan CD Vorno maka dikampuspun ada. Klo’ dimasyarakat sering terjadi tindak kriminal (baca: pencurian,pembunuhan,pelecehan dan pemerkosaan) maka dikampus pun ada. Klo’ dimasyarakat terjadi ketidakadilan, eksplorasi kaum lemah oleh sang diktator, politik praktis yang kotor, korupsi,kolusi dan nepotisme, maka dikampus pun ada. Klo’ dimasyarakat selalu ada individu minimalis, dan individu idealis maka dikampus pun ada. Namun satu hal yang perlu dicatat tidak selamanya apa yang ada dikampus ada dimasyarakat. Anda dapat melihat dalam lembaran sejarah, betapa perubahan underground terhadap status quo yang ada, di akhir dekade ini selalu berawal dari dunia kampus. Kenyataan2 inilah yang menjadikan dunia kampus serasa dunia lain buat teman-teman yang masih tabuh.

Ibarat perahu, kemana perahu akan dibawa tergantung nahkoda. Warna kehidupan kampus tak dapat dilepaskan dari warna kehidupan masyarakat beserta seperangkat pemikiran, perasaan, dan aturan yang melingkupinya. Ketika masyarakat saat ini cara dan tata hidupnya mengikuti perdaban yang tidak lahir dari Islam, maka representasi sederhananya dapat kita temukan dikampus. Tengoklah kehidupan sebagian teman2 mahasiswa, mulai dari yang urakan, bebas, semau gue, hedonis, permisif, dan punya pikiran liberal, sedikit banyak menghiasi dunia kampus kita. Karena itu ketika aib buruk menerpa kaum intelek ini katenye (baca : mahasiswa) dunia kampus tidak lagi merasa berdosa, dengan enteng mereka berucap : ” yah..githo lhoooo”. Per?nya ; Dimana kemulian orang terpelajar.

Predikat mahasiswa berbeda dengan siswa. Biasanya yang namanya mahasiswa dianggap udah dewasa, sehingga pihak kampus (pen : orang tua dikampung) pun ngak begitu peduli dengan ideologi atau pemikiran yang berkembang dikalangan mahasiswa. Tumbal dari semuanya ruh kebebasan inspirasi terbesar kehidupan kampus. Tentu keadaan ini sangat rawan, apa lagi buat kita yang MABA menjadi sasaran target (maklum dari kampung kodonggg).

Anda bertanya ; Klo’ begitu pade bagaimana masaya kodong, namaukah kuliah?.
Jawabannya, tidak usah pusing tujuh keliling, jawabnya ada pada pilihan anda sendiri. Menuntut ilmu adalah kewajiban (baca : kuliah), namun kita tidak dapat melepaskan diri dari kehidupan sosial yang ada. Kita pun tidak bisa menjadi orang yang cuek bebek. Sebab bebek tidak dapat berbuat banyak, kecuali ngakguk kemana ia dibawa. (Pen : tidak ada sejarah bebek raja hutan)

Karena itu agar tidak terjerumus dalam kehidupan mahasiswa yang nyeleneh maka kudu pinter memilih ”geng” kampus atau organisasi mahasiswa. Demikian juga bila banyak bergaul dengan geng mahasiswa yang suka mengkaji ’kitab-kitab Karl Marx Cs., cepat atau lambat pikiran kita bakal terpengaruh ide-ide Marx yang anti Tuhan itu.
Sebagai seorang muslim, yang kebetulan berstatus mahasiswa. Kita mesti pede berucap ;” Ana Muslim”. Kemuslimin yang tidak hanya sampai dimulut, tetapi sepenuhnya menjadikan Ideologi Islam sebagai ruh dan semangat perjuangannya. Kita pun sudah selayaknya berpikir dan bersikap sesuai dengan Islam. Dimana pun kita berada.
Ingaa-3. Hidup dikampus sangatlah singkat. Sayang seribu sayang jika sekiranya waktu yang singkat ini hanya berkutat dengan kuliah dan pratikum. Satu hal yang perlu dicatat, kita hidup didunia tidak hanya untuk menjadi orang yang menguasai iptek, tetapi kita hidup untuk meraih kebahagian didunia saat ini dan akhirat kelak. Semua itu hanya ada dalam ketaatan total kepada perintah Sang Pencipta kita (baca : Allah SWT). Dan ketaatan total itu hanya terwujud dengan diterapkanya syariat Islam dalam bingkai Daulah Khilafah Islam.

Intinya jadikan kampus sebagai tempat menimba ilmu dan berjuang demi kemuliaan Islam. Penghujung ridha Ilahi kami LK-USWAH menunggu adik disimpang kemulian.

untuk mahasiswa baru


Dunia mahasiswa dan dunia kampus sebentar lagi akan menjadi dunia adik-adik. Kami yakin dalam benak adik-adik pasti telah terbayang suatu gambaran tentang dunia baru itu, dari berbagai sumber informasi yang adik-adik peroleh sebelumnya. Seramnya ospek, aksi jalanan, bentrok dengan aparat, tawuran antar fakultas, kuliah tak perlu berseragam, sibuk dengan tugas dan organisasi, prestasi hebat dan dihormati masyarakat, sampai kisah asmara kalangan mahasiswa, adalah sebagian yang adik-adik telah ketahui. Tapi kami yakin pula, adik-adik akan mendapatkan hal-hal baru dan sesuatu yang berbeda dari apa yang adik-adik pernah bayangkan. Tradisi penyambutan mahasiswa baru akan menjemput adik-adik di pintu gerbang Unhas. Baliho seram, bentakan dan tampang sangar senior adalah warna khas ospek yang juga adik-adik pernah lihat atau dengar. Kami yakin sambutan semacam itu adik terima dengan berat hati, tetapi tidak punya pilihan lain untuk menghindar, iya ‘kan?

Pernahkah membayangkan sambutan hangat bersahabat dengan wajah ramah dan senyum manis dari senior-senior? Tak perlu cemas, kami keluarga besar nan sakinah wa rohmah - LK-USWAH - siap menyambut adik-adik dengan pelukan dan senyuman. Temukan suasana yang berbeda, penuh kesan tak terlupakan bersama kakak-kakak senior yang penuh pengertian, perhatian dan juga keren-keren. Jangan sampai salah pilih!!!

MUI Jatim: Jangan Percaya Ramalan Kiamat


Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai ramalan tentang datangnya hari kiamat, seperti yang digambarkan dalam film berjudul "2012".

"Apabila masyarakat mempercayai film tersebut, maka bertentangan dengan akidah," kata Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi MUI Jatim, Ustadz A. Rachman Aziz, di Surabaya, Rabu (18/11).

Menurutnya, datangnya hari kiamat tidak bisa diramalkan dan ditentukan oleh manusia. "Umat Islam memang harus percaya kiamat itu pasti terjadi. Tapi, kapan dan seperti apa kiamat itu terjadi, merupakan kuasa Allah," katanya.

Bahkan dia yakin orang yang membuat film "2012" tidak dapat mengetahui, kapan dan bagaimana kiamat itu terjadi.

"Yang ada di film itu hanya imajinasi orang yang membuatnya," kata Ustadz Rachman, menjelaskan.

Film yang dibintangi John Cussack itu diputar secara serentak di gedung-gedung bioskop di Indonesia, sejak 14 November lalu.

Film yang menjadi "Box Office" itu, mengisahkan ramalan suku Maya kuno bahwa kehidupan di dunia akan berakhir pada 21 Desember 2012.

Ustadz Rachman berpendapat ada dampak positif dan negatif bagi masyarakat mengenai film tersebut.

"Sisi positifnya, masyarakat akan memercayai datangnya hari kiamat sehingga akan berbuat kebajikan, sedangkan negatifnya adanya kepercayaan masyarakat bahwa pada 2012 mendatang akan terjadi kiamat," tuturnya.


Meskipun demikian, MUI Jatim tidak melarang masyarakat untuk menonton film "2012" itu. "Kami hanya mengimbau masyarakat jangan percaya film itu, bukan melarang menonton," katanya, menegaskan.

[muslimdaily.net/rpblk]

Arsip Blog

chating pengunjung


ShoutMix chat widget

kegiatan

 

"BERFIKIR IDEOLOGIS, BERTINDAK SIYASIH, ISTIQAMAH DALAM DAKWAH" | Copyright © Hanya Milik Allah SWT | template By: NdyTeeN.. Powered by Blogger.